PERBANDINGAN BESARAN PARTIKEL BEKATUL 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm TERHADAP PERTUMBUHAN Aspergillus sp

  • Elmayanti Elmayanti Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
  • Andi Fatmawati Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
  • Muh Rifo Rianto Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
  • Mujahidah Basarang Akademi Analis Kesehatan Muhammadiyah Makassar
Keywords: Bekatul, Besaran Partikel Bekatul, Media, Aspergillus sp

Abstract

Bekatul adalah bahan alam yang merupakan limbah halus yang diperoleh dari proses penggilingan padi. Bekatul mengandung karbohidrat sebanyak 84,36%, kalsium, magnesium, mangan, zat besi, kalium dan natrium yang merupakan salah satu sumber energi utama dalam pertumbuhan dan perkembangan jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan besaran partikel bekatul terhadap pertumbuhan Aspergillus sp. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorik dengan metode single dot, diameter koloni diukur setiap 1x 24 jam selama 10 hari diinkubasi pada temperatur kamar (250C). Hasil perhitungan uji Anova 2 arah dengan interaksi menunjukkan bahwa besaran partikel dikalikan lama hari pertumbuhan diperoleh nilai 0,652 > 0,05, maka Ho diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa besaran partikel bekatul 0,18 mm, 0,25 mm dan 0,39 mm tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan Aspergillus sp.

Published
2017-06-26
Section
Articles